2 wanita yg saya sebutkan di atas sedang menjadi buah bibir di Indonesia.
Beberapa hari yang lalu Qory Sandioriva (18) terpilih menjadi Putri Indonesia 2009 menggantikan posisi Zivanna Letisha Siregar. Kenapa menjadi buah bibir? karena ia dinilai mempermainkan ‘jilbab’ yang menjadi simbol bagi umat muslim. Begitu kata beberapa orang yang sebenarnya -menurut saya- juga tidak kenal dan tau pasti tentang si Putri terpilih tersebut. Ia memang mewakili NAD, dan ia mengaku telah meminta izin ke pemerintah NAD melalui Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan untuk tidak mengenakan jilbab. Qory juga berkata bahwa dalam kesehariannya ia memang tidak memakai jilbab. Saya cuman sedikit heran, kenapa orang banyak sekali yang koment -baik dan buruk- ttg Qory. Biarkan lah orang memilih jalan hidupnya sendiri dan biarkanlah orang untuk menerima resiko atas apa yang telah ia pilih, termasuk komentar baik dan buruk tadi
hmmm.. dan soal Miyabi. Wow! saat ini, FPI pun ikut partisipasi. Ups, bukan partisipasi untuk mendaftar main film bareng loh.. hehehew.. Who is Miyabi? Miyabi alias Maria Ozawa adalah bintang film porno asal Jepang. Ia keturan Prancis, Canada dan Jepang. Jadi wajar kalo dia punya muke canteek..
tp cantik itu kan relatif yaa.. *gak mau kalah ama Miyabi*
Sy baru baca artikel ttg Miyabi *sungguh baru kali ini sy denger nama Miyabi*, dan setelah baca.. wow..hamsyong! hahaha.. Sapa sangka di usia 13tahun dia sudah mendapat pengalaman seks pertamanya. Omaygooosh! Beberapa minggu belakangan ini, nama Miyabi santer terdengar di beberapa media di tanah air. Yaa, Miyabi memang diberitakan akan datang ke Indonesia dalam rangka pembuatan film komedi yang naskahnya ditulis oleh Raditya Dika. Belom sampe Miyabi ke Indonesia, pro dan kontra bermunculan. Khususnya dari Front Pembela Islam. Sebenernya sy bingung juga harus komen apa setelah baca artikel ttg demo yang dilakukan oleh FPI dalam rangka menolak kedatangan Miyabi. Akhirnya sy memutuskan untuk tersenyum saja, toh senyum juga banyak artinya. Nah, artinya tolong dipikir sendiri ya..hehhew..
Begini.. menurut artikel yg sy baca, FPI baru akan memperbolehkan Miyabi datang ke Indonesia asalkan ia tobat dulu, masuk islam dan pake jilbab. Wow, semudah itu kah? hohoho
I’m not pretty sure for that statement. Heii.. okelah, kita anggap itu suggestion.
Sy jd kembali berpikir, bukankah Indonesia sudah punya dasar, yaitu Pancasila. Dan kita sebagai warganya harus mengimplementasikan nilai-nilai yang ada dalam Pancasila. That’s all. So, hormati saja pilihan setiap orang, asalkan tidak merugikan orang banyak..
untuk pake jilbab atau gak seperti kedua kasus di atas, toh bukan urusan individu dan individu (habluminannas) kan? tapi hubungan langsung individu dan Tuhan (habluminallah).
Saya jadi inget sama Jean Baudrillard seorang posmodernis asal Prancis. Salah satu teorinya yang cukup terkenal adalah hiperrealitas, dimana batas antara fakta (nyata) dan palsu (maya) sulit dibedakan. Ia juga pernah bilang kalo orang-orang jauh lebih mengenal Madonna dibanding tetangga mereka sendiri. Dan benar, orang lebih jauh mengenal si Putri Indonesia dan Miyabi dibanding tetangga sebelah rumah mereka sendiri. Kita telah berhasil menciptakan sebuah kepura-puraan. Selamat!
*
*from many sources