Tidak Semuanya Indah #Part 3

Sebelum tiba di Negeri Napoleon ini, saya sudah pernah mendengar bahwa untuk membuat janji dengan dokter membutuhkan waktu yang lama. Saya tidak menyangka jika hal ini benar adanya dan lebih tidak menyangka lagi kalau butuh waktu berbulan-bulan baru bisa ketemu dengan si dokter! Wohoooo!

Akhir bulan lalu, saya menelepon salah seorang dermatologue di kota Nancy. Seorang perempuan di ujung telepon sana menjawab : bisa untuk bulan april.

Eee sumpee looo ?!? Okelah, lain waktu saja. Kemudian saya bertanya pada salah satu orang Indonesia yang menetap di kota ini dan menikah dengan orang Prancis untuk meminta referensi dermatologue lainnya. Beliau menyarankan saya untuk mencoba membuat rdv (rendezvous)/janji dengan dokter M, yang memang pernah ia kunjungi, tetapi lagi-lagi harus sabar karena menurutnya, kita butuh waktu yang cukup lama baru bisa bertemu dengan dokter M ini, kira-kira 2-3 bulan.  Woalah.. kenapa sampai berbulan-bulan begini.. :( Namun, beliau bilang untuk bikin alasan urgent saja dan minta didahulukan. *Gimana kalau si pasien sakit parah? keburu game over dulu kali yaaaa >.< * Untungnya ketika sy nelpon si dokter.. sekretarisnya meminta saya memilih waktu konsultasi antara tanggal 9 Januari dan tanggal 14 Februari. Aha! Untung sungguh beruntung :)

Pada akhirnya kemarin saya ketemu dokter kulit! Uhm, sebenarnya ada kejadian unik .. tapiiii.. rahasia! ihihii.. will let you know by mail :p

# Tidak Semuanya Indah Part 1

# Tidak Semuanya Indah Part 2

Tidak semuanya indah #Part 2

Hidup ini  tidak selalu indah. Ada saja kerikil-kerikil kecil yang mengganggu. Maka, jangan pernah membayangkan bahwa hidup di luar negeri seratus persen menyenangkan! Kalau liburan tentu semua enak.. tapi kalo menetap? Aha! Penuh suka duka!

Kali ini saya ingin berbagi cerita tentang beberapa hal yang saya alami di awal tahun 2012 ini. (Tidak semuanya indah Part I)

2012 commence bien, ujar salah seorang teman lewat sms yang dia kirimkan untuk saya.

Di tengah-tengah kerepotan menulis 2 exam paper dan deadline proposal thesis, tiba-tiba laptop saya terserang virus bernama Win7 antispyware 2012. Memang, saya lupa meng-update antivirus yang ada pada laptop saya! Sampai akhirnya ketika virus jahanam itu menyerang, saya tak dapat membuka berbagai aplikasi ataupun file, ditambah lagi saya tidak bisa tersambung ke internet! Google chrome, internet explorer dan mozilla firefox semuanya tidak bisa dibuka. Satu-satunya yang bisa saya lakukan adalah melakukan purchase win7 tsb yang katanya bisa kembali memulihkan pc saya. Saat itu, tiba-tiba saja win7 men-scan sendiri semua sistem dan file di pc saya dan menunjukkan bawah pc sy terkena banyak sekali virus. Karena saya teramat panik, saya langsung membeli produk win7 itu. Dan, benar saja. Setelah berhasil purchase dengan cara membeli online dan memasukkan berbagai data seperti alamat, no.hp dan nomer bank (BEGO ya?!), saya menerima balasan berupa kode. Setelah berhasil memasukkan kode tsb, akhirnya saya bisa kembali membuka file dan terkoneksi lagi dengan internet. Tetapi, pc menjadi lambat sekali. Sampai akhirnya saya iseng mengetikkan kata : win7 antisypware 2012 di search engine, dan betapa shock-nya saya begitu tau kalau itu adalah virus yang mengatasnamakan antivirus! Bodohnya lagi, ternyata.. si yang empunya virus, bisa melacak dan mengetahui kegiatan yang saya lakukan di pc! Tapi saya akui dia yang menciptakan virus itu memang jagoan, membuat korban tak dapat terkoneksi dengan internet, karena kalau saja korban masih bisa ”connect”, pastilah sudah searching terlebih dahulu ttg keberadaan si virus. Bodohnya sayaa.. kenapa tidak memanfaatkan telepon genggam dan tab yang selalu serta senantiasa terkoneksi dengan jaringan internet!! Akhirnya saya sadar, panik memang merusak semuanya :-/ poor me..

Dengan segala keterbatasan saya dalam hal teknologi, saya memutuskan untuk mendownload berbagai software pemusnah win7 tsb. Tetapiii.. software2 tsb hanya bisa men-scan tanpa bisa membunuh virus jahanam itu, kecuali saya membeli produk mereka. Isshhhh.. tentu saya tidak ingin jatuh ke lembah yang sama untuk ke-2 kalinya. No purchase anymore! 

Dan..keesokan harinya saya memutuskan pergi ke toko komputer. Di sana saya langsung menuju bagian service après vente yang merupakan bagian reparasi komputer, serta berbagai alat eletronik lainnya. Saya bilang kalau pc saya kena virus tapi masih bergaransi, namun saya lupa membawa kartu garansinya. Ealaahh.. saya pikir, prosesnya sama seperti di Computa, Jogja atau banyak tempat reparasi komputer lainnya yang pernah saya datangi di Jogja.. ternyataaaa.. urusannya panjang! Service tsb tidak melayani reparasi langsung, tetapi fungsi mereka hanya sebagai perantara ke teknisi. Mosok saya disuruh menelpon service center mereka terlebih dahulu, setelah itu akan dibimbing melalui telepon. Setelah saya tanya butuh berapa hari, dijawab, kurang lebih 2 minggu.  Yang bener ajaaaa… :( Paper saya gimana kabarnya kalo gitu..

Oh iya, sebelumnya saya juga ke bank untuk membatalkan transaksi yang sudah saya lakukan di win7. tetapi, sayangnya karena kartu saya adalah kartu debit, maka bank bersangkutan tidak bisa membatalkan transaksi itu. Oke, tak apa..sedekah :(

setelah usaha saya gagal pada siang itu.. satu-satunya cara adalah membunuh virus secara manual. Akhirnya.. berbekal sedikit pengetahuan membunuh virus yang di-share oleh banyak korban, saya pun berhasil membunuh secara brutal virus perampok itu! Hahahaha! senang karena berhasil kejam dan brutal serta membuang dengan cara mengurung si virus ke dalam karung dan meninggalkannya sendiri di hutan! yeay!

# Tidak Semuanya Indah Part 3

Today’s break!

Pain de campagne

 Let’s start a simple way to enjoy the day!

Saya pakai pain de campagne (roti dengan rasa berbeda yang dibuat secara tradisional, konon roti jenis ini dikonsumsi pada saat Perang Dunia ke2), margarin, dan nutella untuk cemilan sore hari ini (oopps!). *Hello fat, welcome!!* Tentu tak lupa kopi susu racikan sendiri..dan siap nonton OVJ via internet!  I know very  well how to enjoy my life! How about you?

Libur Natal di Braunschweig

Sejak tahun lalu, seorang kawan lama, Cordula, mengajak saya untuk berkunjung ke rumahnya. Namun, ada saja halangan. Di musim dingin akhir tahun ini, akhirnya kami kembali bertemu, setelah kurang lebih 7 tahun tidak berjumpa. Saya menghabiskan liburan natal di rumah orang tuanya di Jerman Utara, tepatnya di kota Braunschweig, sekitar 30 menit dari Hannover via kereta api (bahn.de) .

Cordula pernah tinggal di Palembang tahun 2003 dalam rangka pertukaran pelajar (exchange student), dan kebetulan dia ditempatkan di mana saya bersekolah. Kami sering mengikuti lomba pidato dan debat bahasa Inggris, bahkan kami berada dalam satu tim dan sering sekali memenangkan berbagai perlombaan Bahasa Inggris. ^^

Akhir tahun 2011 ini, bersamaan dengan perayaan natal, saya tinggal selama 5 hari 4 malam di rumah orang tuanya. Walaupun tidak ikut merayakan, saya benar-benar merasa senang karena bisa kembali bertemu dengan Cordula, mengenal orang tua dan adiknya, mengunjungi beberapa kota tetangga yang khas dengan tempat wisata juga christmas marketnya serta mengetahui berbagai tradisi dan makanan khas Jerman.

Kurang lebih 1 bulan sebelum berangkat, saya telah membeli tiket kereta api (city night line) dengan rute Metz-Hannover seharga 49 euros untuk satu kali perjalanan, tiket pulang juga saya dapatkan dengan harga sama. Stasiun Metz lebih besar daripada Stasiun Nancy, kota tempat saya tinggal, dan menjadi stasiun transit dari/ke luar Prancis, sehingga saya harus membeli tiket kereta Nancy-Metz seharga 10,20 euros untuk PP. Pukul 22.36 saya sudah berada di Metz untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Hannover pukul 23.16. Kurang dari 20 menit sebelum berangkat, kereta yang saya tumpangi pun tiba (rute kereta Paris-Hamburg). Sekitar 20 menit sebelum tiba di Hannover (6.30 pagi), salah seorang petugas mengingatkan penumpang untuk segera bersiap-siap. Kereta malam itu tidak ada bell ataupun speaker yang biasanya digunakan untuk mengumumkan bahwa kereta akan berangkat/sudah tiba di suatu kota, karena kereta tsb adalah kereta malam yang dilengkapi dengan tempat tidur sehingga tentu saja akan mengganggu kenyamanan penumpang jika tiba-tiba terdengar suara bell.

foto diambil dari hp tanpa flash, jadi rada blur

Akhirnya saya tiba di Hannover. Sesaat kemudian saya mencari loket untuk membeli tiket ke Braunschweig seharga 16,50 euros. Sengaja saya memilih berangkat pukul 07.36 pagi untuk terlebih dahulu sarapan.

cheese cake at Hannover Train Station (too sweet, don't like that much)


Dan, saya pun sampai di Stasiun Kota Braunschweigpukul 8.08 pagi! Cordula sudah ada di sana! Wohoooo! Kami pun melanjutkan perjalanan ke rumah orang tua Cordula yang sangaaaaaaaaat besar dan desain rumahnya sungguh indah! Beruntung saya diterima dengan baik di tengah-tengah keluarganya. Banyak sekali hal yang saya lakukan, masak, belanja, makan, tukar kado bersama keluarga Cordula, mengunjungi pabrik mobil Volkswagen, pergi ke berbagai tempat wisata di kota-kota terdekat, dan masih banyak lagi. I like this family so much!So, here are the photos ;) Please enjoy!!!

cheating time ;)

Volkswagen Arena

Our X-Mas Dinner

Weihnachtsmarkt - Christmas Market in Goslar

 

my christmas gifts!

La Fondue aux Fromages for dinner!

lovely breakfast!

See you very soon wherever and whenever we are, danke schön Rischmüller fams!