Hidup ini tidak selalu indah. Ada saja kerikil-kerikil kecil yang mengganggu. Maka, jangan pernah membayangkan bahwa hidup di luar negeri seratus persen menyenangkan! Kalau liburan tentu semua enak.. tapi kalo menetap? Aha! Penuh suka duka!
Kali ini saya ingin berbagi cerita tentang beberapa hal yang saya alami di awal tahun 2012 ini. (Tidak semuanya indah Part I)
2012 commence bien, ujar salah seorang teman lewat sms yang dia kirimkan untuk saya.
Di tengah-tengah kerepotan menulis 2 exam paper dan deadline proposal thesis, tiba-tiba laptop saya terserang virus bernama Win7 antispyware 2012. Memang, saya lupa meng-update antivirus yang ada pada laptop saya! Sampai akhirnya ketika virus jahanam itu menyerang, saya tak dapat membuka berbagai aplikasi ataupun file, ditambah lagi saya tidak bisa tersambung ke internet! Google chrome, internet explorer dan mozilla firefox semuanya tidak bisa dibuka. Satu-satunya yang bisa saya lakukan adalah melakukan purchase win7 tsb yang katanya bisa kembali memulihkan pc saya. Saat itu, tiba-tiba saja win7 men-scan sendiri semua sistem dan file di pc saya dan menunjukkan bawah pc sy terkena banyak sekali virus. Karena saya teramat panik, saya langsung membeli produk win7 itu. Dan, benar saja. Setelah berhasil purchase dengan cara membeli online dan memasukkan berbagai data seperti alamat, no.hp dan nomer bank (BEGO ya?!), saya menerima balasan berupa kode. Setelah berhasil memasukkan kode tsb, akhirnya saya bisa kembali membuka file dan terkoneksi lagi dengan internet. Tetapi, pc menjadi lambat sekali. Sampai akhirnya saya iseng mengetikkan kata : win7 antisypware 2012 di search engine, dan betapa shock-nya saya begitu tau kalau itu adalah virus yang mengatasnamakan antivirus! Bodohnya lagi, ternyata.. si yang empunya virus, bisa melacak dan mengetahui kegiatan yang saya lakukan di pc! Tapi saya akui dia yang menciptakan virus itu memang jagoan, membuat korban tak dapat terkoneksi dengan internet, karena kalau saja korban masih bisa ”connect”, pastilah sudah searching terlebih dahulu ttg keberadaan si virus. Bodohnya sayaa.. kenapa tidak memanfaatkan telepon genggam dan tab yang selalu serta senantiasa terkoneksi dengan jaringan internet!! Akhirnya saya sadar, panik memang merusak semuanya :-/ poor me..
Dengan segala keterbatasan saya dalam hal teknologi, saya memutuskan untuk mendownload berbagai software pemusnah win7 tsb. Tetapiii.. software2 tsb hanya bisa men-scan tanpa bisa membunuh virus jahanam itu, kecuali saya membeli produk mereka. Isshhhh.. tentu saya tidak ingin jatuh ke lembah yang sama untuk ke-2 kalinya. No purchase anymore!
Dan..keesokan harinya saya memutuskan pergi ke toko komputer. Di sana saya langsung menuju bagian service après vente yang merupakan bagian reparasi komputer, serta berbagai alat eletronik lainnya. Saya bilang kalau pc saya kena virus tapi masih bergaransi, namun saya lupa membawa kartu garansinya. Ealaahh.. saya pikir, prosesnya sama seperti di Computa, Jogja atau banyak tempat reparasi komputer lainnya yang pernah saya datangi di Jogja.. ternyataaaa.. urusannya panjang! Service tsb tidak melayani reparasi langsung, tetapi fungsi mereka hanya sebagai perantara ke teknisi. Mosok saya disuruh menelpon service center mereka terlebih dahulu, setelah itu akan dibimbing melalui telepon. Setelah saya tanya butuh berapa hari, dijawab, kurang lebih 2 minggu. Yang bener ajaaaa…
Paper saya gimana kabarnya kalo gitu..
Oh iya, sebelumnya saya juga ke bank untuk membatalkan transaksi yang sudah saya lakukan di win7. tetapi, sayangnya karena kartu saya adalah kartu debit, maka bank bersangkutan tidak bisa membatalkan transaksi itu. Oke, tak apa..sedekah
setelah usaha saya gagal pada siang itu.. satu-satunya cara adalah membunuh virus secara manual. Akhirnya.. berbekal sedikit pengetahuan membunuh virus yang di-share oleh banyak korban, saya pun berhasil membunuh secara brutal virus perampok itu! Hahahaha! senang karena berhasil kejam dan brutal serta membuang dengan cara mengurung si virus ke dalam karung dan meninggalkannya sendiri di hutan! yeay!
# Tidak Semuanya Indah Part 3